Siang itu saat sedang duduk di ruang tengah sambil berselancar di sosial media, tiba-tiba ada whatsapp dari salah satu grup. Tepatnya grup KSB yang sebelumnya mengadakan event dengan Natur. Banyak teman-teman lain yang sudah left sebelumnya, saya dan beberapa teman masih bertahan disana. Ketika Bu Sumyati Sapriasih  memberitahu ada proyek menjadi content writer bekerja sama dengan IWITA, saya langsung memberanikan diri mendaftar. Kebetulan saya orang pertama yang merespon. Ketika ditanya sanggup kan membuat 10 tulisan dalam dua bulan?,saya langsung menyanggupi. Saya piker ini akan menjadi sarana untuk belajar hal baru.Selain saya, banyak juga teman-teman lain yang tertarik.

Allah Maha Baik, Alahamdulillah saya terpilih.

Akhirnya saya masuk dalam grup dan mulai mendapatkan pemaparan terkait proyek menulis ini. Jadi, kami akan mengisi salah satu website bernama serempak.id. Selain saya ada 7 teman lain yaitu Sumiyati Sapriasih (selaku founder KSB), Nursobah, Siti Nur Maftuhah, Rahmat Adi Rang Putih, Auda Zaschkya, Eka Murti, Saepullah dan sayasendiri Rahmi Aulia Hidayat.

Ada beberapa tema tulisan yang harus kami buat tiap bulannya, mulai dari Karier dan Pengambangan Usaha. IPTEK, Kecantikan dan Kesehatan, Wisata Kuliner Budaya, Parenting, Kebijakan Publik, sampai Hukum. Saya yang biasanya menulis konten kecantikan, cukup tertantang degan proyek ini. Dengan begini saya bias mengeksplor tema-tema lain untuk ditulis.

Setiap bulannya kami mengirim 5 tulisan. Langkah awal yang dilakukan adalah memilih tema apa saja yang akan saya tulis. Untuk artikel pertama bertema karier yaitu tentang skill yang dibutuhkan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Kebetulan saya baru mengikuti dua seminar terkait hal tersebut. Selanjutnya, sayamenulis tema yang paling sering saya tulis yaitu tentang kecantikan, cara terbaik merawat kulit sensitif.

Tulisan ketiga saya bercerita tentang Museum Gedung Sate Bandung, keunikan dan keseruan jalan-jalan disana bersama teman-teman. Tulisan keempat tentang parenting, karena saya belum berumahtangga saya mengambil bahasanya yang tidak terlalu sulit yaitu bagaimana cara ibu menikmati “me time” di rumah. Tulisan kelima tentang kebijakan pelarangan kantong plastic di  Indonesia. Kelima tulisan saya ini didominasi oleh tips, karena saya merasa bentuk tulisan seperti itu lebih mudah dipahami dan dapat disisipkan banyak gambar sehingga lebih menarik. Tulisan ke-6 saya juga tentang tips mengisi waktu yang bermanfaat bagi para freshgraduate. Empat tulisan sisanya, akan ditayangkan selanjutnya di website serempak.id.

Dari proyek menulis dari KSB dan IWITA ini saya dapat mempelajari banyak hal. Ini merupakan pengalaman baru bagi saya untuk menulis sebagai content writer di suatu website. Pertama, saya belajar bagaimana membagi waktu dan menyediakan waktu khusus untuk menulis. Ternyata setelah saya rasakan, menulis satu artikel itu tidak membutuhkan waktu lama asalkan kita fokus. Tidak hanya dalam menulis, dalam kegiatan sehari-hari pun ini dapat dipraktekkan. Disiplin juga sangat dibutuhkan dalam menulis artikel. Kita yang mengatur diri sendiri sehingga, harus bias menahan rasa malas yang ada dan menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas.,

Kemudian, karena banyak tulisan dengan genre baru saya jadi rajin membaca dan meriset dahulu sebelum menulis. Ini tentu menambah pengetahuan saya terkait dengan bidang-bidang yang saya tulis. Percaya diri saya pun semakin meningkat karena produktif menghasilkan karya yang akhirnya dapat dibaca banyak orang. Selain itu, disini saya mendapat teman baru di bidang kepenulisan. Belum lagi, fee yang kami dapatkan dari kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi saya yang masih mahasiswa.

Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak dan sukses selalu untuk Komunitas Sahabat Blogger, IWITA serta serempak.id. Kegiatan seperti ini perlu diperbanyak agar para blogger atau content writer dapat terus berdaya dan menyalurkan karyanya. (RAH)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here